Langsung ke konten utama

GERAK HEWAN DI UDARA

GERAK HEWAN DI UDARA


Hewan yang hidup di udara bergerak dengan cara terbang menggunakan sayap. Mereka terbang menggunakan sayap karena sayap berguna untuk memperbesar gaya angkat untuk mengimbangi gravitasi. Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada, dan otot yang kuat. 

Salah satu bentuk sayap yang digunakan adalah sayap bentuk airfoil. Sayap airfoil membuat udara mengalir lebih cepat di atas sayap daripada udara yang di bawah sayap. Saat sayap dikepakkan ke bawah, maka udara juga akan mengalir ke bwah, sehingga terjadi  dorongan ke bawah yang menghasilkan gaya yang berlawanan (ke atas), dan burung akan terangkat ke atas.

Berikut ini alat pernapasan burung : 

    1. Lubang hidung 
Lubang hidung dibagi 2 yaitu lubang hidung luar dan dalam. Lubang hidung luar terdapat di pangkal paruh sebelah atas dan berjumlah sepasang. Sedangkan lubang hidung dalam berada di langit-langit rongga mulut.
     2. Trakea
Trakea tersusun atas tulang rawan yang berbentuk lingkaran. Trakea ini bercabang menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus ini kemudian akan menghubungkan siring dan paru-paru. Siring mempunyai selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi jika ada udara yang lewat.
     3. Paru-paru
Paru-paru berada sepasang dan menempel di dinding dada bagian dalam. Paru-paru di burung dibungkus dengan selaput paru-paru (pleura) dan berhubungan dengan kantong udara. Paru-paru burung tidak memiliki alveoli dan sebagai gantinya adalah pembuluh udara yang disebut parabronki. Saluran udara di parabronki bercabang-cabang  berupa pembuluh kapiler udara yang letaknya berdampingan dengan kapiler darah.
     4. Kantung udara
Pada burung terdapat kantong udara. kantong udara pada burung berjumlah 9, antara lain:
1. 1 buah kantong udara di antara tulang selangka2 buah kantong udara di leher
2.  2 buah kantong udara di leher
3.  2 buah kantong udara di perut
4.  2 buah kantong udara di dada belakang
5.  2 buah kantong udara di dada depan2 buah kantong udara di perut
Fungsi  kantong udara antara lain:
1.  Untuk bernapas saat terbang;
2.  Membantu memperkeras suara karena dapat memperbesar ruang siring;
3.  Mencegah kedinginan dengan menyelubungi alat-alat dalam dengan rongga udara;
4.  Mengurangi panas badan agar tidak banyak yang hilang;
5.  Pada saat berenang, dapat memperbesar dan memperkecil berat jenis tubuhnya.

Hasil gambar untuk GERAK HEWAN DI UDARA
sayap burung bergerak naik dan turun


alat pernapasan burung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teleskop --> Alat Optik dalam Kehidupan Seari-hari

Teleskop Teleskop dirancang untuk mengumpulkan cahaya dari benda-benda yang jauh. Teleskop dapat berupa teleskop bias dan teleskop pantul. a. Teleskop Bias Teleskop adalah alat optik yang dapat membuat benda-benda yang berada pada tempat yang jauh menjadi terlihat dekat. Teleskop bias sederhana merupakan kombinasi antara dua lensa cembung yang terletak pada bagian pipa. Lensa yang lebih besar adalah lensa objektif, sedangkan yang lebih kecil adalah lensa okuler (lensa mata). Lensa objektif membentuk sebuah bayangan dan kemudian bayangan tersebut akan diperbesar oleh lensa okuler. Lensa objektif pada teleskop bias memiliki diameter yang lebih besar daripada diameter mata kamu saat membuka. Hal ini berarti akan lebih banyak cahaya yang dipantulkan oleh objek yang dapat masuk ke dalam lensa yang kemudian akan masuk ke dalam mata. Dengan demikian, bayangan yang terbentuk oleh lensa objektif akan leb...

Alat Optik dalam Kehidupan Sehari-hari -->Mikroskop

Mikroskop Mikroskop menggunakan dua lensa okuler dan dua lensa objektif. Lensa okuler adalah lensa yang posisinya dengan mata pengamat. Lensa objektif adalah lensa yang posisinya dekat dengan objek/benda yang sedang diamati. Benda yang diamati ditempatkan pada sebuah slide transparan (preparat) dan disinari dari bawah. Cahaya melalui lensa objektif dan membentuk bayangan nyata dan diperbesar. Bayangan itu diperbesar, sebab benda itu terletak di antara satu dan dua jarak fokus lensa objektif tersebut. Selanjutnya, bayangan nyata tersebut diperbesar lagi oleh lensa okuler untuk menghasilkan bayangan maya dan diperbesar. Susunan lensa seperti ini memungkinkan menghasilkan bayangan ratusan kali lebih besar dari objek aslinya. https://irmavina28blog.wordpress.com/2015/06/06/alat-optik-dalam-kehidupan-sehari-hari/

Indera Penglihatan Serangga

Jumlah dan jenis serangga sangat banyak, bahkan paling banyak dibanding hewan lain di dunia in i. Sebagian besar serangga memiliki indra penglihat, pendengar, dan peraba yang berkembang dengan baik. Pada umumnya, serangga memiliki mata majemuk  (faset)  sebagai indra penglihatnya. Mata majemuk ini terdiri atas ribuan unit-unit visual atau alat penerima rangsang cahaya yang disebut  omatidium (jamak: omatidia) . Tiap-tiap omatidium memiliki satu lensa yang hanya mampu menerima rangsang cahaya yang jatuh tegak lurus padanya. Mata majemuk ini memungkinkan serangga untuk melihat objek yang bergerak dengan cepat. Itulah sebabnya kita sulit menangkap lalat atau serangga yang lain. Selain mata majemuk, serangga juga memiliki mata\tunggal yang disebut  oselus. (jamak: oseli).  Oselus tidak dapat mengindra bayangan sejati.  Oselus berfungsi  untuk menangkap perubahan intensitas cahaya kemudian serangga menanggapi dengan meningkatkan atau mengurangi...